Brasil Memperketat Regulasi untuk Mengendalikan Taruhan Ilegal dan Melindungi Industri Resmi
Kebijakan Intensif dari Otoritas Brasil
Melalui langkah tegas, Departemen Keuangan Brasil telah memperketat kebijakan terhadap platform taruhan yang melanggar hukum. Langkah ini diambil untuk memberikan dukungan bagi perkembangan sektor taruhan resmi yang diatur oleh undang-undang. Pada pertemuan Komite Eksternal untuk Pemberantasan Pembajakan di Kamar Deputi yang berlangsung pada 11 Agustus, Sekretariat Hadiah dan Taruhan (SPA/MF) menjelaskan upaya yang dilakukan untuk menindak pelaku ilegal serta transaksi dan situs online yang tidak sah.
Implementasi Peraturan dan Pengawasan Ketat
Sejak 2018, taruhan dengan odds tetap disahkan di Brasil melalui UU 13.756/18. Pada tahun 2023, Undang-Undang Taruhan (UU 14.790/23) memperkenalkan kontrol negara yang lebih ketat. Carlos Renato Resende, Wakil Sekretaris Pengawasan dan Penegakan, menyatakan bahwa pemerintah telah memulai dengan kontrol manual dan kini mengotomatisasi pemblokiran situs-situs ilegal mulai Oktober. Lebih dari 60.000 situs telah dinyatakan terblokir.
Pusat Perhatian pada Pengaturan Finansial
Memerangi judi ilegal merupakan tantangan besar, kata Resende, "Tidak ada negara yang mampu sepenuhnya memberantas pasar ilegal. Di Brasil, pasar lain juga terpengaruh pembajakan, menghadapi tantangan yang serupa." Pemerintah bekerja sama dengan sistem keuangan Brasil untuk menetapkan langkah-langkah tambahan guna membatasi kemampuan bisnis taruhan ilegal dalam pencucian uang lewat sistem keuangan.
Strategi Menghambat Tindak Pencucian Uang
UU Anti-Faksi dan Kejahatan Terorganisir menyusun mekanisme untuk memitigasi risiko pencucian uang dari operator ilegal. Regulasi keuangan baru dirancang berdasar masukan dari Sistem Keuangan Nasional. Otoritas juga mengumumkan langkah-langkah untuk mengunci dana yang terkait dengan entitas ilegal dan mungkin memberikan kompensasi kepada korban penipuan.
Resende menjelaskan: "Dana yang diblokir memungkinkan konsumen yang terdampak untuk mengklaim dan membuktikan kepemilikan uang, memungkinkan mereka untuk mendapatkan kompensasi. Jika dana tersebut ditinggalkan tanpa bukti sah, maka akan disita oleh pemerintah Brasil dan dialokasikan ke Dana Keamanan Publik Nasional untuk menanggulangi kejahatan secara umum."
Ajakan untuk Penegakan Hukum yang Terkoordinasi
Sebagian langkah yang diajukan kepada Kongres berkaitan dengan rekomendasi dari Keputusan 1296/26 oleh Pengadilan Akun Federal Brasil (TCU) yang disetujui pada bulan Mei. Wesley Vaz, Sekretaris Pemantauan Pemerintahan Eksternal di TCU, menganjurkan tindakan terkoordinasi oleh Departemen Keuangan, Bank Sentral, Dinas Pendapatan Federal, Badan Telekomunikasi Nasional (Anatel), dan Kepolisian Federal. Vaz menyatakan, "Ada kebutuhan bagi pemerintah untuk lebih efisien dalam memblokir domain, menghentikan aliran finansial, dan memberikan sanksi kepada pelaku ilegal."
Analisis Baru Terhadap Pasar Gelap
Sebuah studi dari Instituto Locomotiva memperkirakan bahwa taruhan ilegal mewakili 38% hingga 41% dari seluruh pasar taruhan di Brasil. Peneliti menyebutkan bahwa segmen ilegal ini masih menjadi ancaman signifikan bagi pertumbuhan dan regulasi pasar resmi. Dengan penegakan hukum yang lebih terkoordinasi dan langkah hukum yang lebih kuat, pemerintahan berharap dapat menekan aktivitas ilegal ini dan meningkatkan pendapatan dari industri resmi yang lebih menguntungkan bagi ekonomi nasional.